Di dalam Al-Quran dan Al-Hadith Nabi s.a.w terlalu banyak menerangkan tentang kelebihan Al-Quran dan ilmu-ilmunya, sama ada yang berhubung kait dengan pembelajaran, membaca dan menghafalnya. Banyak ayat yang menyeru mukminin untuk mengembangkan ruang fikiran dan berpegang kepada hukum-hakam yang terkandung di dalam Al-Quran serta memerintahkan mereka diam serta memberikan fokus dan tumpuan ketika ayat-ayat Al-Quran dibaca.
Antara Hadith Nabi yang memperkatakan kelebihan Al-Quran: 1. Hadith riwayat Al-Bukhari - 'Yang paling baik antara kamu adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarnya'. 2. Hadith riwayat Muslim - 'Orang yang mahir dalam bidang Al-Quran, maka ia bersama para nabi dan syuhada'. Ada pun orang yang membaca dengan gagap (tidak mahir) namun hatinya tertambat kepada Al-Quran, maka ia memperolehi dua pahala'. 3. Hadith riwayat At-Tirmizi - 'Yang paling mulia di antara umatku adalah orang yang menghafal Al-Quran'. 4. Hadith riwayat At-Tirmizi - 'Bacalah Al-Quran, sesungguhnya ia akan memberi syafaat kepada orang yang membacanya kelak di hari Akhirat'. 5. Hadith Muttafaqun A'laihi - 'Perumpamaan orang yang membaca Al-Quran itu bagaikan pohon utruj, harum baunya dan lazat rasanya'. 'Sesungguhnya Al-Quran itu jamuan Allah, maka pelajarilah jamuannya itu sesuai dengan kemampuanmu'.
Rujukan: - Syarahah Ulumul Quran, Sheikh Muhammad Ali As-Shobuni. - Mabahith Fi Ulumul Quran, Manna' Al-Qattan.